Perhatikan Cara Menyimpan Semen di Distributor Semen, Agar Semen Awet Lebih Lama !

Ketika seseorang ingin membangun rumah atau bangunan lainnya. Pastinya akan menyetok beberapa bahan bangunan tertentu dalam jumlah banyak, salah satunya adalah semen. Namun dibandingkan bahan lainnya, bahan semen ini, adalah salah satu bahan yang rentan rusak, dan membuat kualitasnya juga menurun. Untuk mengatasinya, tidak ada salahnya Anda mengikuti beberapa tips berikut ini, yang umum digunakan pada berbagai distributor semen yang ada.

  1. Simpan semen di ruangan tertutup

Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan untuk menyimpan semen, agar tahan lama, dan tidak mudah rusak adalah dengan menyimpannya di ruangan tertutup. Proses penyimpanan seperti ini, guna melindungi semen dari terik sinar matahari langsung dan juga air hujan. Namun jika tidak ada ruangan tertutup, maka Anda dapat menyimpannya di tempat yang teduh.

  1. Gunakan alas pada bagian bawah semen    

Ini adalah hal yang tentunya dilakukan di distributor semen. Dimana semen yang disimpan, tidak di atas lantai secara langsung, melainkan diberi alas, sebelum diletakkan sak semen. Alas yang sebaiknya diberikan ini cukup beragam, namun pastikan alas tersebut berongga, agar tidak bersentuhan langsung dengan lantai, Adapun alas yang dimaksud misalnya saja, alas pallet, dan yang lainnya.

Hal ini tentunya dilakukan, agar semen, tidak terkena air secara langsung atau hal lain, yang mampu mengganggu kualitas dan daya tahan dari produk semen itu sendiri.

  1. Ruangan tidak lembab 

Walaupun berada di ruangan tertutup, namun pastikan sirkulasi udara yang ada dalam ruangan tersebut, tetap baik, dan tidak lembab. Posisi sirkulasi udara tersebut, sebaiknya tidak terlalu berdekatan dengan tumpukan sak semen. Karena udara yang lembab akan membuat semen jadi cepat mengeras dan tidak dapat digunakan kembali.

  1. Tumpuk semen secara bersilang 

Tumpuk semen dengan cara menyilang. Salah satu keuntungan ketika menggunakan teknik tumpuk seperti ini adalah, tumpukan semen yang ada, tidak akan mudah jatuh.

  1. Gunakan semen yang paling lama disimpan 

Apabila Anda membeli semen dengan cara mencicil, sebaiknya menggunakan semen yang pertama kali dibeli, atau yang lebih lama disimpan.

Selain beberapa informasi di atas, Anda juga perlu menjaga kebersihan, dari ruang penyimpanan semen itu sendiri. Hal ini juga kerap dilakukan oleh para distributor semen, agar semen dapat awet dan tahan lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *